Nasional

KIKA Kecam Pernyataan Rektor Unair Soal Etika Kebebasan Berpendapat ASN di Kampus

Jakarta – Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik mengecam pernyataan Rektor Universitas Airlangga atau Rektor Unair Mohammad Nasih yang mana mengingatkan tentang etika berpendapat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di dalam Perguruan Tinggi Negeri (PTN). “ASN ke PTN seperti diharamkan mencela dan juga harus taat dan juga tegak lurus terhadap pimpinannya,” kata anggota KIKA Hendriansyah Hamza KIKA melalui penjelasan resminya, pada Selasa, 16 Juli 2024. 

Menurut dia, mengharamkan kritik sebanding cuma dengan menolak peradaban. Sebab pengetahuan lalu dialektika muncul sebab adanya kritik. KIKA menegaskan konstitusi menjamin setiap warga negaranya untuk menyampaikan pendapat, salah satunya kalangan ASN pada PTN.

Bahkan, ASN di PTN maupun non-ASN yang berada ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS) merupakan lingkungan yang digunakan sanggup mencela juga dikritik. 

Sebelumnya, Nasih menyinggung Budi Santoso alias Prof Bus yang tersebut merupakan Dekan Fakultas Kesehatan Unair, ketika mencela rencana pemerintah mengimpor dokter asing. Prof Bus sempat dicopot dari jabatannya akibat menolak inisiatif pemerintah yang mana ingin mendatangkan dokter asing.

Namun, Nasih sudah ada memulihkan jabatan yang disebutkan usai didesak oleh kalangan akademisi. 
KIKA sendiri menyimpulkan Nasih melakukan maladministrasi pada pemecatan tersebut.

Nasih kemudian menyatakan Prof BUS bisa saja bekerja kembali sebagai Dekan FK Unair mulai Rabu, 10 Juli 2024. Di sela langkah-langkah itu, Nasih mengingatkan bahwa ada koridor yang wajib diperhatikan bagi PNS pada menyatakan pendapat.

“Kita itu kan punya banyak peran dan juga harus komitmen. Kapan sebagai bapak, kapan sebagai pejabat yang tersebut kebetulan PNS pada PTN. Ini adalah yang mana menurut saya harus dipahami. Kamis tak membatasi apapun profesinya, tapi harus diketahui bahwa ada koridor,” kata dia.

KIKA mengecam pernyataan yang dimaksud dikarenakan dinilai membatasi kebebasan akademik khususnya bagi ASN di dalam PTN. Apalagi, sumber upah ASN berasal dari pajak rakyat. Oleh sebab itu, KIKA berujar ketaatan ASN tak semata-mata untuk pemimpinnya tapi seluruh masyarakat Indonesia. 

 HANAA SEPTIANA

Pilihan editor: Pendaftaran Masih Dibuka, Cek Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Malang 2024

Artikel ini disadur dari KIKA Kecam Pernyataan Rektor Unair Soal Etika Kebebasan Berpendapat ASN di Kampus

Related Articles

Back to top button