Prakiraan Cuaca BMKG: Bibit Siklon 91W serta 92W Picu Hujan di Beberapa Wilayah, Mayoritas Cerah Berawan
Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi kemudian Geofisika (BMKG) memantau dua bibit siklon tropis di sekitar Indonesia, yaitu bibit siklon tropis 91W terpantau ke Laut Cina Selatan dan bibit siklon tropis 92W terpantau pada Laut Filipina.
Bibit siklon tropis 91W tepatnya pada sekitar 15.3°LU juga 114.5°BT dengan kecepatan angin maksimum 30 knots (56 km/jam) kemudian tekanan udara minimum 1004 hPa menggerakkan ke arah barat laut. Dalam 24 jam kedepan bibit siklon tropis 91W berpeluang membesar berubah menjadi siklon tropis.
Bibit siklon tropis 92W tepatnya di sekitar 15.2°LU serta 129.3°BT dengan kecepatan angin maksimum 30 knots (56 km/jam) kemudian tekanan udara minimum 1004 hPa melakukan pergerakan ke arah utara barat laut. Dalam 24 jam ke depan bibit siklon tropis 92W berpeluang lebih tinggi berubah jadi siklon tropis.
Dampak tak segera bibit siklon 91W dan juga 92W adalah hujan sedang hingga lebat di Kalimantan Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, dan juga Papua Pegunungan.
Dampak tidak ada secara langsung lainnya adalah gelombang laut lebih tinggi 1.25 -2.5m (Moderate Sea) di Laut Natuna, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Maluku, Perairan Bitung – Sitaro, Perairan Kepulauan Sangihe – Talaud, Laut Halmahera, Perairan Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera.
Pola angin ke wilayah Indonesi bagian utara umumnya bergerak dari tenggara – barat daya dengan kecepatan angin berkisar 8 – 25 knot, sedangkan dalam wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur – tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10 – 25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau pada Samudra Hindia barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat, Laut Natuna Utara, Perairan Bitung – Kepulauan Sitaro, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sermata – Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kai – Kepulauan Aru.
Gelombang tinggi (2.5 – 4.0 meter) berisiko pada Samudra Hindia barat Bengkulu Hingga Lampung dan juga Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur.
Sumatera secara umum cerah berawan. Jawa secara umum cerah berawan. Bali, NTB, NTT secara umum cerah berawan.
Kalimantan secara umum cerah berawan, namun Kalimantan Timur, Kalimantan Utara berkemungkinan hujan sedang. Sulawesi secara umum cerah berawan.
Maluku lalu Papua secara umum cerah berawan, namun Papua, Maluku, Maluku Utara berisiko hujan sedang. Papua Barat mungkin hujan lebat.
Suhu udara yang berkisar 16-34 derajat Celsius dengan kelembaban 40-99 persen.
Artikel ini disadur dari Prakiraan Cuaca BMKG: Bibit Siklon 91W dan 92W Picu Hujan di Beberapa Wilayah, Mayoritas Cerah Berawan




