Lifestyle

Bacaan doa sewaktu mengawasi Ka’bah sesuai sunnah Rasulullah SAW

Ibukota Indonesia – Ka'bah merupakan pusat kiblat lalu simbol keagungan umat Muslim di seluruh dunia. Salah satu momen yang dimaksud sangat istimewa pada pelaksanaan ibadah ialah pada waktu mengawasi Ka'bah secara langsung.

Saat Anda meninjau Ka'bah, dianjurkan untuk membaca doa khusus yang mana dikenal sebagai "Doa Saat Melihat Ka'bah" sebagai ungkapan kekaguman lalu harapan.

Doa ini, sebagai doa memohon permohonan untuk Allah SWT agar mengabulkan segala hajat serta doa umat-Nya.

Biasanya, doa ini dibaca oleh jamaah pada waktu memasuki Masjidil Haram serta meninjau Ka'bah untuk pertama kalinya. Berikut adalah bunyi doa tersebut:

اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرّفَهُ وَكَرّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا

Allāhumma zid hādzal bayta tasyrīfan wa ta‘zhīman wa takrīman wa mahābatan, wa zid man syarrafahū wa karramahū min man hajjahū aw i’tamarahū tasyrīfan wa takrīman wa ta‘zhīman wa birran.

Artinya, “Ya Allah, tambahkan kemuliaan, keagungan, kehormatan, lalu kehebatan pada Baitullah ini. tambahkan juga kemuliaan, kehormatan, keagungan, serta kebaikan untuk orang-orang berhaji atau berumrah yang tersebut memuliakan serta menghormati Ka’bah,”.
 

Umat Islam menghadap Ka'bah ketika berlangsung insiden Rashdul Qiblah atau waktu matahari tepat di berhadapan dengan Ka'bah ke Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Hari Senin (27/5/2024). Fenomena yang dimaksud terjadi pada 27 Mei 2024 pukul 12.18 waktu Arab Saudi yang disebutkan seluruh bayangan benda yang berdiri tegak lurus akan sejajar dengan arah kiblat, hal yang disebutkan berguna dan juga merupakan kesempatan bagi warga yang mana ingin mengukur juga menegaskan kebenaran arah kiblat. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.

Dalam kitab karya Imam An-Nawawi, Al-Idhah fi Manasikil Hajj pada Hasyiyah Ibni Hajar alal Idhah, hal. 109. Imam An-Nawawi menyarankan agar setelahnya membaca doa sebelumnya, seseorang yang tersebut meninjau Ka'bah melanjutkan dengan doa berikut ini.

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ

Allāhumma antas salām, wa minkas salām, fa hayyinā rabbanā bis salām.

Artinya, “Ya Allah, Engkau adalah keselamatan. Dari-Mu keselamatan berasal. Wahai Tuhan kami, berikan kehormatan pada kami melalui keselamatan,”

Tak hanya sekali doa tersebut, Imam An-Nawawi menganjurkan agar seseorang yang digunakan meninjau Ka'bah berdoa untuk segala keperluan bumi kemudian akhirat, lantaran pada waktu itu pintu langit terbuka. Namun, yang paling utama untuk memohon ampunan Allah pasca membaca doa tersebut.

Dengan adanya doa ini, diharapkan setiap umat Muslim dapat merasakan kedekatan yang digunakan lebih tinggi pada dengan Allah lalu mendapatkan keberkahan dari perjalanan ibadah mereka.

Artikel ini disadur dari Bacaan doa ketika melihat Ka’bah sesuai sunnah Rasulullah SAW

Related Articles

Back to top button