Darius Gewilom: Pendukung Partai Perindo Sangat Berarti bagi Papua Selatan

JAKARTA – Cagub serta Cawagub Darius Gewilom-Petrus Safan mendapatkan surat rekomendasi dari Partai Perindo untuk forward pada pemilihan gubernur Papua Selatan 2024. Pendukung Perindo sangat berarti untuk kepentingan kemajuan Papua Selatan ke depannya.
“Ini sangat luar biasa, ini pertama kali. Perindo biar 2 kursi tapi punya arti untuk hari esok serta akan datang. Mudah-mudahan pada hari esok apabila kami mendapatkan nasib baik, kami akan perjuangkan untuk lebih tinggi baik lagi,” ujar Darius di area Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Ibukota Indonesia Pusat, Rabu (21/8/2024).
Dukungan Partai Perindo mempunyai arti penting demi kemajuan Papua Selatan ke depannya, yang mana dalam Provinsi Papua Selatan pertama kalinya diselenggarakan Pilgub pascapemekaran. Selain Perindo, terdapat Partai Demokrat yang mana juga sudah pernah mendukungnya dan juga disusul Partai Gerindra.
Maka itu, pihaknya berjanji menjalankan visi-misi partai yang digunakan telah terjadi mendukungnya secara resmi pada waktu dirinya dan juga Petrus Safan terpilih menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Papua Selatan. Khususnya, untuk kepentingan kemajuan Papua Selatan juga masyarakatnya.
“Saya telah komitmenkan 3 partai ini akan kita pertahankan, khususnya untuk kami orang asli Papua yang besok mau bertarung lagi baik Gubernurnya, Bupatinya, Wali Kotanya, serta legislatif, itu yang saya coba ambil hikmah,” tuturnya.
“Partai yang tersebut sanggup mengupayakan kami salah satunya Partai Perindo, itu saya punya hati ini sangat merasa besar. Terima kasih Partai Perindo,” kata Darius.
Sejauh ini dukungan dari warga Papua Selatan di dalam 4 wilayah Wilayah Papua Selatan telah cukup banyak. Ketika Gerindra resmi memberikan dukungan padanya dipastikan ketentuan pendaftarannya untuk forward di area Pilgub Papua Selatan telah terpenuhi.
“Kalau Tuhan mengetuk hati partai lainnya, mereka ada yang mana dapat mengupayakan silakan saja, tapi yang mana sudah ada masuk persyaratan untuk kita mendaftar di dalam KPU hanya sekali 3 partai telah oke,” ujarnya.






