Menarik Pelamar Kerja, 3 Tunjangan Hal ini Wajib Ada Selain Gaji

JAKARTA – Manfaat atau benefit Tunjangan Hari Raya (THR), jaminan sosial ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) kemudian asuransi kondisi tubuh (BPJS Kesehatan) menjadi tiga hal utama yang jadi pertimbangan pelamar kerja ketika memilih perusahaan selain tawaran pendapatan .
Survei Populix lalu KitaLulus terhadap para pencari kerja menunjukkan, benefit ini dipilih oleh 65% sampai 75% pencari kerja. Benefit lain yang dimaksud jadi pertimbangan adalah upah lembur (63%), bonus kinerja (63%) lalu cuti tahunan (62%). Sementara institusi belajar serta pelatihan, tunjangan tempat tinggal, juga cuti melahirkan menempati 3 terbawah sebagai tunjangan yang tersebut diminati pencari kerja.
Survei Populix kemudian KitaLulus terhadap pencari kerja menunjukkan infrastruktur atau benefit dari perusahaan menjadi salah satu pertimbangan pada waktu mencari kerja.
“Secara umum, responden tentu cuma berbagai yang mana mempertimbangkan pendapatan (75%), pengembangan diri (69%), lalu jenjang karir (59%) pada waktu mencari pekerjaan. Di sisi lain, lingkungan kerja juga fleksibilitas kerja (baik waktu maupun tempat) cukup dipertimbangkan oleh responden, dihadiri oleh dengan tunjangan yang mana ditawarkan perusahaan (43%),” jelas Peneliti Senior, Wayan Aristana Prawira melalui siaran pers pada Hari Senin (26/8).
Meski menjadi salah satu benefit yang tersebut dibutuhkan para pencari kerja, namun masih banyak perusahaan yang tersebut belum mematuhi kewajibannya untuk memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan kemudian BPJS Kesehatan.
“Dalam survei ini misalnya belaka 35% pekerja yang digunakan mengaku pernah menerima khasiat BPJS Ketenagakerjaan juga BPJS Bidang Kesehatan secara penuh. Kemudian, sebanyak 12% pekerja mengaku pernah menerima namun semata-mata BPJS Kesejahteraan saja, serta 11% pernah menerima tetapi hanya saja BPJS Ketenagakerjaan saja,” ujar Aris.
Aris juga menyebutkan, bagi pekerja, tunjangan atau benefit jaminan sosial sangat bermanfaat. “Sebesar 96% responden yang dimaksud pernah mendapatkan jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan menyatakan bahwa layanan yang disebutkan sangat bermanfaat,” kata Aris.
Banyak responden memandang bahwa BPJS Ketenagakerjaan bermanfaat sebab memberikan jaminan/dana/tabungan pensiun/hari tua (31%) serta sebagai dana darurat/dana ketika tiada bekerja (18%).
Sementara itu, di tempat antara berbagai jenis jaminan ketenagakerjaan, pekerja memberikan penilaian berbeda terhadap masing-masing jaminan. Secara umum, Pemastian Kecelakaan Kerja dan juga Keamanan Pensiun dianggap paling penting oleh responden pencari kerja, disusul oleh Pemastian Hari Tua, Pemastian Kematian serta Pemastian Kehilangan Pekerjaan.
Survei mengenai benefit atau tunjangan terhadap pencari kerja adalah bagian dari riset yang mana dilaksanakan oleh Populix juga KitaLulus untuk mengulas mengenai ketimpangan antara pencari kerja kemudian pekerjaan yang tersebut tersedia. Laporan yang disebutkan diresmikan di Festival Ketenagakerjaan (Naker Fest) yang tersebut diselenggarakan Kementerian Tenaga Kerja.
Head of Social research Populix, Vivi Zabkie menyampaikan perusahaan kesulitan mencari karyawan yang dimaksud sesuai dengan kebutuhan. Ia menyarankan perusahaan memperhatikan hal-hal yang tersebut menarik tenaga kerja seperti tunjangan atau benefit.
Survei terhadap pencari kerja dijalankan dua tahap pada Juni 2024. Tahap pertama dijalankan terhadap 1330 responden serta tahap kedua terhadap 530 responden pencari kerja. Kedua survei diadakan secara daring. Selain survei, riset ini juga didukung oleh pengolahan 1 jt data job portal Kita Lulus.





