Bermodal Emas Kejuaraan Bumi Biliar, Derin Asaku Sitorus Tatap Turnamen di tempat Selandia Baru

TANGERANG – Atlet biliar muda Indonesia, Derin Asaku Sitorus ingin mengulang pencapaian manis pada WPA World Junior 10 Ball Championship 2024. Derin sebelumnya pernah mendapatkan medali emas di dalam kompetisi yang sama.
Derin Asaku Sitorus menjadi satu dari tiga atlet biliar yang dikirim PB POBSI ke WPA World Junior 10 Ball Championship 2024 pada Selandia Baru. Dua atlet lainnya adalah Rigel Aditia Surya, serta Silviana Lu.
Derin akan berkompetisi di area nomor U-19 pada kompetisi level dunia itu. Sedangkan, Rigel akan turun di area nomor U-17, kemudian Silviana di tempat kelompok putri.
Turnamen itu akan berlangsung pada Selandia Baru pada 2-8 September 2024. Selain Silviana yang mana telah berangkat lebih lanjut dulu, para atlet lalu pasukan menyusul pada hari ini, Akhir Pekan (1/9/2024).
Derin menyatakan persiapannya telah cukup matang untuk mengikuti kompetisi tersebut. Pebiliar muda itu menuturkan, sedikit kendala yang digunakan yang dihadapi bukanlah merupakan kesulitan besar.
“Derin sekarang lagi mengikuti turnamen kompetisi dunia U-19, yang tersebut junior. Persiapan yang pasti sih menjaga pola makan, tidur yang tersebut cukup, lalu juga pastinya berdoa sebanding keluarga,” kata Derin untuk MNC Portal Indonesia (MPI) di tempat Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Akhir Pekan (1/9/2024).
“Kendalanya sih paling butuh kedisiplinan (lebih) untuk persiapan pertandingan,” tambahnya.
Derin menyatakan bertekad mendapatkan medali emas pada turnamen kali ini. Dia ingin mengulang pencapaian manis seperti kompetisi edisi sebelumnya yang digunakan berlangsung di area Austria.
“Iya. Jadi tuh di dalam tahun 2023 ada event juga, tapi berbeda. Sekarang kan U-19, tahun lalu U-17,” papar Derin.
“Kejuaraan itu, kemaren itu mendapatkan medali emas. Diharapkan sekarang juga sama,” tambahnya.
“Harapannya sih Derin sebenarnya minta doa dan juga dukungan dari seluruu Indonesia untuk mendapatkan hasil terbaik, itu aja sih harapannya,” tutup Derin.





