Kepopuleran Unik Kuliner Malaysia, Mi Ramen Rasa Durian yang dimaksud Ternyata Non-halal

JAKARTA – Tren unik kuliner Malaysia, mi ramen rasa durian. Harga satu porsi mi ramen durian ini sekira Rp131.000. Rasanya cukup menggiuarkan. Sayang, makanan ini non-halal.
Berbagai negara mempunyai ciri khas sendiri mulai dari budaya, pakaian, hingga sajian kuliner . Misalnya belaka di tempat Indonesia, memiliki sajian kuliner di dalam Indonesia berbagai area beraneka ragam serta mempunyai cita rasa yang tersebut khas, contoh rendang dengan syarat Sumatra Selatan yang rutin kita jumpai di area setiap rumah makan Padang.
Kali ini, ada kuliner unik dari negara tetangga, Malaysia. Negara yang digunakan kaya budaya dan juga ragam kuliner ini mencerminkan perpaduan berbagai tradisi, seperti Melayu, Cina, India serta sejumlah lagi.
Jika berkunjung ke Malaysia, kuliner paling terkenal di dalam Tanah Melayu adalah nasi lemak, laksa, roti canai lalu nasi hainan. Rupanya, baru-baru ini, kuliner Malaya banyak dibicarakan oleh warganet di area Instagram.
Mi Ramen Rasa Durian Pertama pada Malaysia
Sebuah akun Instagram @kl.foodie mengunggah kuliner unik sebagai mi ramen rasa durian. Ramen pada umumnya disajikan berbagai jenis kuah seperti kuah yang dimaksud kental serta kuah bening, untuk toppingnya menambahkan seperti daging maupun sayuran.
Mengutip Thesmartlocal Malaysia, perubahan kuliner unik ini di tempat restoran ramen lokal Malaysia, Menya Shishido dalam Petaling Jaya, restoran yang terletak di tempat negara bagian Selangor, Malaya itu baru belaka meluncurkan menu ramen rasa durian edisi terbatas pada Mei lalu.
Menurut restoran tersebut, sup krim ini melengkapi ramen mereka. Hidangan ini kemudian diberi sepotong chasu, telur, daun bawang, juga sebuah durian.
Dengan nilai RM40 ($8,80) apabila di area rupiahkan senilai Rp131.000, ramen durian yang disebutkan belaka dibatasi 20 mangkok per hari oleh sebab itu sulit menemukan pemasok.
Alasan restoran yang disebutkan menambahkan topping durian ke pada mie ramen, dikarenakan tekstur custard dari durian yang dimaksud dimaksudkan untuk menyatu dengan kuah yang dimaksud nikmat untuk menciptakan seperti rasa krim yang digunakan sangat unik yang digunakan melengkapi ramen hingga ke tingkat tertinggi.
Sayang, kuliner yang dimaksud tak halal untuk wisatawan Muslim yang mana hendak menikmati mi ramen rasa durian. Ramen ini mengandung kuah tulang babi dengan taburan daun bawang pada atasnya, satu potong chashiu babi, satu telur utuh dan juga satu biji daging buah durian. Semuanya disajikan di cangkang durian utuh.






