Respons Jusuf Hamka masalah Prospek Duet dengan Anies di dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta
Jakarta – Pebisnis sekaligus politikus Partai Golkar Jusuf Hamka alias Babah Alun merespons perihal potensi berduet dengan Anies Baswedan pada pemilihan gubernur Jakarta. Dia mengutarakan segala kemungkinan itu untuk Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
“Saya tergantung partai. Saya kan orangnya enggak geer,” kata Hamka pada waktu menyelenggarakan blusukan pada Pasar Tanah Abang Blok A, Ibukota Pusat, Kamis, 1 Juli 2024.
Hamka menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan instruksi oleh Partai Golkar untuk calon gubernur atau calon perwakilan gubernur. Namun, ia mengakui bahwa hingga ketika ini belum ada kesepakatan dari Koalisi Tanah Air Maju (KIM) untuk mengusungnya.
“Lillahi ta’ala aja deh bagaimana langit yang tersebut bawa, terima aja,” ujarnya.
Dia mengaku tak mempermasalahkan jikalau dirinya dipasangkan dengan Anies selama mendapatkan dukungan dari partainya. Dia menganalogikan dirinya sebagai kunci Inggris yang dimaksud dapat menyesuaikan diri dengan beraneka macam bentuk mur.
“Pokoknya terserah partai. Saya mengambil bagian bae. Saya kunci Inggris. Mau lima inci, dua inci? Bisa,” tuturnya.
Sebelumnya, Anies Baswedan merespons masalah kemunculan Jusuf Hamka diusulkan Partai Golkar di pemilihan kepala daerah Jakarta. Anies mengaku telah berbicara dengan Hamka melalui program WhatsApp mengenai hal itu.
“Pak Jusuf Hamka atau Babah Alun itu adalah teman lama,” kata Anies usai mengunjungi Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Perindo di iNews Tower, Ibukota Pusat, pada Rabu, 31 Juli 2024.
Anies menyatakan bahwa ketika dirinya masih berubah menjadi Pengelola Jakarta, Hamka merupakan sosok yang kerap bekerja mirip dengan dirinya. Dia mengutarakan bahwa berubah-ubah prospek di pemilihan gubernur Ibukota Indonesia bersatu Hamka dapat semata terjadi.
“Jadi, biarkan komunikasinya mengalir terus, natural saja. Nanti pada waktunya baru kita lihat, mana yang dimaksud pas untuk mengusung bersama-sama,” tuturnya.
Artikel ini disadur dari Respons Jusuf Hamka soal Peluang Duet dengan Anies di Pilkada Jakarta





