Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu untuk 7 Komunitas Industri Berlanjut, Menteri ESDM Beberkan Dampaknya
Jakarta – Menteri Energi lalu Narasumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melakukan konfirmasi kebijakan nilai tukar gas bumi tertentu (HGBT) terus berlanjut. Insentif harga jual gas ini berlaku untuk tujuh kelompok sektor yang digunakan meliputi industri pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, gelas kaca dan juga sarung tangan karet. Lantas, bagaimana dampak kebijakan ini terhadap penerimaan negara?
Kebijakan HGBT menimbulkan penerimaan negara berkurang sebab pemerintah diperlukan membayar selisih harga jual pasar, Namun, Arifin berujar HGBT masih berdampak positif. Sebab melalui HGBT, menurut Arifin Tasrif, produktivitas sektor akan naik.
“Pajaknya juga naik. Itu benefitnya,” ujar Arifin Tasrif pada Kementerian ESDM, Jumat, 12 Juli 2024. Selain itu, kata dia, daya saing serta produk-produk yang tersebut dihasilkan kualitasnya dapat semakin bagus.
Pemerintah mengumumkan kelanjutan insentif HGBT untuk tujuh kelompok lapangan usaha pada Senin, 8 Juli 2024 . Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Sektor Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Ya, lanjut terus pokoknya,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin, 8 Juli 2024. Sementara itu, usulan memperluas insentif HGBT ke kelompok bidang lain masih akan terus dikaji.
Airlangga juga mengungkapkan Pertamina akan diberi izin juga penugasan untuk menciptakan infrastruktur gas. “Terutama untuk regasifikasi LNG (gas alam cair) lalu ketiga kawasan lapangan usaha diizinkan untuk menyebabkan regasifikasi LNG plus bisa jadi untuk pengadaan LNG dari luar negeri,” kata Ketua Umum Partai Golkar ini.
Adapun berdasaekan Keputusan Menteri ESDM RI Nomor 91.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang User Gas Bumi Tertentu kemudian Harga Gas Bumi Tertentu dalam Sektor Industri, HGBT akan berakhir pada 31 Desember 2024.
Menteri Pertambangan Agus Gumiwang Kartasasmita sempat mengusulkan agar HGBT diperluas ke seluruh sektor industri. Mengutip Antara, Agus Gumiwang membantah perluasan HGBT ini membebani APBN dan juga menghurangi penerimaan negara. Sebab, menurutnya, permintaan gas untuk sektor hanya sekali 30 persen dari total suplai gas nasional.
VINDRY FLORENTIN | DANIEL A. FAJRI | ANTARA
Artikel ini disadur dari Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu untuk 7 Kelompok Industri Berlanjut, Menteri ESDM Beberkan Dampaknya





