Fasilitasi UMKM di area PON XXI Aceh-Sumut 2024, Kemenparekraf Buka Kesempatan Cuan Besar

JAKARTA – Kementerian Wisata dan juga Sektor Bisnis Kreatif (Kemenparekraf) membuka potensi cuan besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil serta Menengah (UMKM) di area turnamen Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dengan memberikan berbagai infrastruktur juga dukungan strategis.
Menteri Peluang Usaha Pariwisata serta Sektor Bisnis Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa inisiatif ini memaksimalkan prospek UMKM dengan menyediakan media yang luas untuk pemasaran lalu pemasaran produk. PON XXI Aceh-Sumut 2024 juga dapat menjadi kesempatan emas untuk memajukan sektor kegiatan ekonomi kreatif dalam Indonesia.
Selain itu, para pelaku UMKM juga telah dilakukan dibina dengan baik. Khususnya untuk membuka stand di tempat area PON XXI Aceh-Sumut 2024 ini.
“Mbak Wamen telah ada pada lokasi kemudian kita telah memberikan pelatihan untuk UMKM agar tiada terjadi lagi kejadian kehabisan souvenir dikarenakan ini adalah kompetisi yang dimaksud terus-menerus ditunggu-tunggu,” kata Sandiaga pada Weekly Brief with Sandiaga Uno di area Kemenparekraf, Jakarta, Awal Minggu (9/9/2024).
Sandiaga menjelaskan PON XXI Aceh-Sumut 2024 bisa saja sebagai event menunjukkan kualitas komoditas lokal yang tersebut dapat berimbas pada peningkatan dunia usaha kreatif. “Karena itu semuanya telah difasilitasi. Dan ini kita monitor dengan ketat,” jelasnya.
“Kita kawal dengan betul-betul serta mudah-mudahan ini mendatangkan keberkahan bagi UMKM,” tambahnya.
PON XXI Aceh-Sumut 2024 sendiri merupakan edisi istimewa. Hal ini sebab untuk pertama kalinya diselenggarakan di dalam dua provinsi sekaligus.
Dengan tambahan dari 7.000 atlet dari seluruh Indonesia di area 37 cabang olahraga seperti, voli indoor, sepak bola, billiard, anggar, angkat besi, dan juga masih berbagai yang lainnya akan berpartisipasi di pekan olahraga ini.
Para atlet yang disebutkan datang dengan satu tujuan, yakni mengharumkan daerahnya masing-masing melalui cabang olahraga hingga ke kancah Internasional.
Selain itu, Provinsi Aceh sebagai salah satu tuan rumah akan mengatur upacara pengaktifan yang mana megah kemudian penuh semangat kebanggaan.






