Cara memompa ASI yang benar untuk ibu menyusui

DKI Jakarta – Memompa atau memerah ASI (air susu ibu) mampu membantu meningkatkan ASI atau membantu meringankan kelenjar susu ibu menyusui yang tersebut membengkak atau saluran ASI yang tersebut tersumbat. Ibu menyusui mampu memompa ASI dengan menggunakan pijatan tangan atau dengan bantuan alat pompa ASI.
Seperti halnya menyusui, memompa ASI juga harus dipelajari agar ASI dapat pergi dari dengan lancar serta keinginan bayi dapat terpenuhi. Memompa ASI sesering bayi menyusu setiap 3-4 jam selama 15 menit setiap kali. Berikut beberapa cara memompa ASI yang tersebut benar agar ASI dapat keluar.
Cara memompa ASI dengan pijatan tangan
Memerah atau memompa ASI dengan tangan penting untuk dipelajari oleh ibu menyusui, teristimewa pada keadaan darurat atau tidaklah miliki akses ke pompa ASI, berikut caranya:
1. Sebelum memulai memompa atau memerah ASI cuci tangan dengan sabun lalu air hangat. Jika tiada mempunyai akses ke air bersih, gunakan pembersih tangan yang mana mengandung setidaknya 60 persen alkohol juga gunakan wadah yang bersih untuk menampung ASI
2. Cuci kedua kelenjar susu kemudian sekitar dada apabila telah dilakukan menggunakan krim atau salep yang tersebut harus dihilangkan dengan air bersih
3. Cari sikap yang dimaksud nyaman, pijatlah kelenjar susu untuk membantu merangsang ASI keluar
4. Saat memerah atau memompa ASI, posisikan ibu jari di melawan puting dan juga jari-jari ke bawah puting sekitar 1 hingga 2 inci di dalam belakang puting. Ibu jari kemudian jari-jari akan membentuk huruf "C".
5. Condongkan tubuh ke depan dengan dada menjuntai ke arah wadah yang mana akan menampung ASI perah
6. Tekan jari-jari juga ibu jari ke arah dada
7. Remas dengan lembut untuk menekan dada di antara jari-jari serta ibu jari. Geser jari-jari Anda ke arah puting tanpa mengangkat payudara.
8. Lepaskan kemudian ulangi dengan pola yang tersebut berirama: tekan, kompres, lepaskan tanpa memindahkan tangan dari payudara
9. Ulangi, pindahkan tangan ke bagian dada yang digunakan berbeda setiap beberapa kali penekanan atau apabila merasa ASI berhenti mengalir ketika menekan suatu bagian. Pastikan menekan semua saluran ASI untuk mengeringkan kelenjar susu sepenuhnya.
10. Cobalah untuk melegakan serta menekan secara berirama, seperti cara bayi menekan ketika menyusu
11. Gunakan kompres hangat pada dada sebelum memerah
12. Jangan meremas dengan keras atau mendebarkan puting.
Cara memompa ASI menggunakan pompa
1. Baca instruksi atau petunjuk pada kit pompa ASI, akibat tidak ada semua pompa ASI bekerja dengan cara yang mana sama
2. Sebelum mulai memompa cuci tangan terlebih dahulu dan juga keringkan dengan tisu bersih
3. Cuci kedua dada juga sekitar dada apabila sudah menggunakan krim atau salep yang tersebut harus dihilangkan
4. Temukan tempat yang digunakan nyaman, pastikan dekat dengan stopkontak apabila menggunakan pompa ASI listrik
5. Pasang pompa ASI, letakkan pelindung dada (flensa) pada berhadapan dengan payudara. Puting harus berada di dalam tengah-tengah bukaan flensa. Flensa tiada boleh terasa seperti dicubit, tertarik, atau terasa seperti mengiritasi payudara. Jika terasa bukan nyaman, mungkin saja memerlukan ukuran flensa yang mana berbeda
6. Mulai memompa, dapat menekan tombol untuk pompa elektrik atau mulai menekan tuas untuk pompa manual menggunakan tangan. Mulailah memompa dengan tingkat hisapan yang rendah juga secara bertahap tingkatkan hisapan ketika ASI mulai mengalir
7. Pompa setiap dada hingga kosong, flensa menempel erat pada susu untuk menyedot ASI
8. Setelah selesai memompa menyingkap segel, lakukan ini dengan meletakkan jari dengan lembut di dalam antara susu lalu flensa
9. Keluarkan wadah ASI (botol atau kantong) dari pompa. Penting untuk menggunakan ASI perah selagi masih segar
10. Beri label pada wadah dengan tanggal serta waktu sebelum menyimpannya dalam lemari es atau freezer. Tambahkan nama bayi apabila berencana untuk mengirim ASI perah ke tempat penitipan anak atau tempat penitipan anak lainnya
11. Ibu menyusui dapat menyimpan ASI perah dengan aman hingga empat hari di dalam lemari es juga hingga dua belas bulan dalam pada freezer (meskipun yang dimaksud terbaik menggunakannya di waktu enam bulan).
Artikel ini disadur dari Cara memompa ASI yang benar untuk ibu menyusui






