Olahraga

Jab Edgar Berlanga Kryptonite Penakluk Saul Canelo Alvarez

Jab Edgar Berlanga akan menjadi kryptonite penakluk Saul Canelo Alvarez pada pertarungan perebutan sabuk kelas menengah super. Edgar Berlanga mengasah pukulan jab untuk menjadi batu kripto Saul Canelo Alvarez di duel pada tanggal 14 September di dalam T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat. “Jab adalah batu kriptonya, serta itulah yang mana akan ada di area wajahnya sepanjang malam. Sebuah jab yang tersebut luar biasa,” kata Edgar Berlanga untuk Boxing Scene.

Edgar Berlanga tidak ada meninggalkan satu hal pun yang digunakan terlewatkan di persiapannya menghadapi Saul Canelo Alvarez, dengan berpindah sasana dari New York ke Colorado. Petinju Puerto Rico kelahiran Brooklyn ini mengungkapkan bahwa ia mulai berlatih sangat jauh sebelum laga ini diinformasikan serta hanya sekali menambah porsi latihannya. “Ini adalah pertama kalinya saya pergi sejauh ini dari rumah, melakukan penebangan kayu lalu berada di tempat pegunungan,” kata Berlanga.

Edgar Berlanga juga memohon bantuan ahli kekuatan serta pengkondisian, Angel “Memo” Heredia. “Saya belaka ingin memberikan lebih banyak berbagai lagi. Kami akan menghadapi pribadi legenda, beliau berada di dalam pegunungan, jadi itulah mengapa saya ingin berada di area pegunungan,”ujarnya.

Berlanga menilai Canelo sosok petinju yang miliki kelebihan pada pukulannya yang mengarah ke tubuh lawannya. Namun, Berlanga menyatakan siap untuk menahan gempuran pukulan Canelo.

“Ia terlalu sejumlah memasukkan pukulannya. Ia bukanlah petinju yang dimaksud biasa-biasa saja. Sekarang, total maksimum pukulan yang digunakan ia lontarkan kemungkinan besar hanya sekali dua – jab juga hook kanan, double jab juga uppercut. Namun ia melontarkannya dengan keras sebab ia ingin menghajar pundak serta lengan anda, agar anda lengah lalu mulai menyerang wajah anda. Ia juga gemar melontarkan banyak serangan ke arah tubuh. Kami siap untuk itu,”ungkapnya.

“Kami tak akan menemukan manusia pria yang mana bertarung seperti Canelo, tetapi kami miliki orang-orang pada sasana yang mana memiliki pengalaman, tinggi badan yang mana sama, yang dimaksud kuat kemudian forward ke depan dan juga juga meniru apa yang tersebut ia lakukan dalam melawan ring. Itulah jenis sparring yang [pelatih Mark Farrait] bawa. Kami tidak ada akan menyebabkan merekan yang dimaksud tiada mau mendengarkan. Mereka harus mengikuti apa yang tersebut ingin kami lakukan – apa yang akan dilaksanakan Canelo pada 14 September nanti.”

Related Articles

Back to top button