Mengenal Hash Password, Metode Mengamankan Password dengan Karakter Unik
Jakarta – Password merupakan alat keamanan informasi dan juga data pribadi yang tersebut paling umum digunakan. Dengan menggunakan password, beberapa informasi dan juga data sensitif semata-mata dapat diakses oleh warga yang mana mengetahui passwordnya. Namun, belakangan ini marak berlangsung perkara pembobolan password pada bervariasi platform, diantaranya peretasan Pusat Fakta Nasional Sementara 2 (PDNS 2).
Karena itu, untuk terhindar dari yang namanya pembobolan password media sosial atau sejenisnya, dibutuhkan kata kunci yang dimaksud lumayan rumit sehingga tidak ada ringan ditebak oleh pemukim lain demi keamanan akun. Untuk menjamin password benar-benar kuat, dapat dijalankan melalui hash password . Lantas, apa itu hash password?
Hash password adalah metode mengamankan password dengan mengubahnya bermetamorfosis menjadi rangkaian karakter unik yang mana bukan dapat dibalikkan. Proses ini menggunakan algoritma hash yang dimaksud mengubah input (password asli) menjadi output (hash) dengan panjang yang dimaksud sama. Algoritma seperti SHA-256 atau bcrypt rutin digunakan pada tahapan ini.
Hash password mengacak data juga mengubahnya berubah menjadi sejumlah karakter yang mana berbeda. Namun, tiada seperti algoritma enkripsi lain yang dimaksud mengubah data, hash hampir tak kemungkinan besar dikembalikan. Pasalnya, hash sulit diuraikan saat diteras.
Kendati demikian, ada beberapa batasan hash, salah satunya tabrakan hash. Hal ini berjalan saat dua kata sandi yang dimaksud berbeda miliki hash yang mana sama. Namun, kemungkinan terjadinya tabrakan di sebagian besar algoritma hash sangatlah rendah. Sebab, hash umumnya dibuat dengan tambahan salt serta pepper.
Salt adalah rangkaian karakter acak yang tersebut dibuat dan juga ditambahkan ke kata sandi sebelum di-hash. Adapun tujuan salt untuk menghasilkan tahapan hashing tambahan rumit, sebelumnya untuk memecahkan kata sandi. Dalam kebanyakan kasus, salt disimpan di basis data bersatu kata sandi yang digunakan di-hash.
Sementara itu, pepper adalah nilai rahasia yang tersebut ditambahkan ke kata sandi sebelum proses hashing. Namun, tak seperti salt, pepper biasanya dikodekan secara permanen ke di sistem yang mana melakukan hashing kata sandi. Dengan ini, membuatnya semakin sulit bagi penyerang potensial untuk memecahkan kata sandi.
Pada awalnya algoritma Message Digest (MDx), seperti MD5 dan juga Secure Hash Algorithms (SHA), seperti SHA-1 juga SHA-2 kerap digunakan untuk meng-hash kata sandi. Namun, ketika ini algoritma Argon2id, bcrypt, serta PBKDF2t lebih besar banyak digunakan untuk merancang Hash.
Adapun cara kerja hash menyimpan tidak kata sandi sebenarnya. Alhasil, setiap kali pengguna masuk ke perangkat lunak atau aplikasi, nilai yang dimaksud diberikan akan di-hash terlebih dahulu. Kemudian diperiksa dengan hash yang dimaksud disimpan di database untuk memverifikasi identitas pengguna. Dengan cara ini, peretas tak dapat masuk meskipun berhasil mendapatkan hash.
Hash password miliki tujuan penting yang mana berkaitan dengan keamanan data lalu pengamanan pengguna password, di antaranya:
1. Mengembangkan keamanan data user
Hashing memverifikasi password asli tiada disimpan pada bentuk teks biasa di dalam database.
2. Mencegah password asli bocor
Jika database diretas, hacker tidak ada dapat memperoleh password asli dikarenakan cuma hash yang mana tersimpan.
3. Unik dengan teknik salting
Salt yang ditambahkan ke password sebelum hashing, menimbulkan setiap hash unik meskipun password sama.
4. Mematuhi best practice dari cyber security
Menggunakan hash password mengikuti standar keamanan modern kemudian best practice di cyber security.
5. Memenuhi persyaratan
Penggunaan Hash Password membantu perusahaan memenuhi persyaratan seperti GDPR kemudian PCI DSS.
6. Memelihara kerahasiaan lalu integritas data user
Hash password membantu melindungi kerahasiaan dan juga integritas data user, menurunkan risiko dari bermacam ancaman keamanan .
NORDPASS | AUTHGEAR | REVOU
Artikel ini disadur dari Mengenal Hash Password, Metode Mengamankan Password dengan Karakter Unik






