Hadir di dalam JIFHEX 2024, ESB Dukung Bisnis Kuliner di tempat Yogyakarta

JAKARTA – Hadir di area JIFHEX 2024, ESB ingin berkontribusi pada membantu meningkatkan geliat perekonomian di area Yogyakarta. Digelar di dalam Jogja Expo Center, JIFHEX berlangsung pada 9 hingga 11 Agustus 2024 lalu menarget para pebisnis kuliner di area Yogyakarta kemudian sekitarnya.
Saat ini sistem ESB telah dilakukan digunakan oleh hampir 2.000 outlet perusahaan kuliner yang tersebut tersebar dalam Yogyakarta kemudian sekitarnya. Banyak pebisnis kuliner lokal Yogyakarta yang digunakan merasa terbantu operasional bisnisnya oleh biosfer ESB salah satunya Bloomery Patisserie yang dimaksud pada waktu ini sukses miliki 8 outlet dalam kota-kota besar dalam Indonesia.
“Dengan menggunakan lingkungan ESB, kami dapat terhubung dengan outlet-outlet kami secara mudah dan juga cepat. ESB POS, ESB Core, ESB Loop, serta ESB Order memiliki ciri lengkap yang tak belaka dapat membantu operasional namun juga membantu kami mengambil langkah usaha yang digunakan tepat,” ujar Co-Founder Bloomery Patisserie, Amelinda Inggriani pada keterangannya, Selasa (13/8/2024).
Acara yang dimaksud adalah event yang mana tepat bagi ESB memperkenalkan kembali solusi teknologi industri kuliner untuk penduduk Yogyakarta kemudian sekitarnya. Contohnya seperti ESB POS yang digunakan merupakan aplikasi mobile kasir online-offline berbasis Windows/Linux yang terintegrasi dengan seluruh biosfer ESB pada toko, seperti kitchen display, customer display, captain order, kios pemesanan, sistem ERP, loyalty system, perangkat lunak pemesanan pada luar lingkungan ESB, serta berbagai sistem pembayaran.
Pada kesempatan tersebut, terdapat berbagai penawaran terbatas dan juga pemasaran menarik untuk semua barang ESB. Untuk mendapatkan promo ini, pemilik bidang usaha atau perniagaan kuliner cukup mengunjungi booth ESB dalam JIFHEX 2024 dari tanggal 9-11 Agustus 2024. Hadir sejak tahun 2018, hingga ketika ini ESB telah lama digunakan oleh lebih tinggi dari 30.000 merchant pada seluruh Indonesia bahkan Asia Tenggara.
“Melihat kemungkinan perusahaan kuliner yang tersebut besar di tempat kota Yogyakarta juga sekitarnya, ESB ingin dapat membantu lebih besar berbagai lagi pengusaha perusahaan kuliner untuk mengoptimalkan bisnisnya dengan memanfaatkan habitat ESB yang mana terintegrasi secara seamless,” ujar Chief Marketing Officer ESB, Fitriana Dyah.




