Serba-serbi Messi di Final Copa Amerika 2024
Jakarta – Timnas Argentina menjuarai Copa America 2024 pasca menang final satu-nol menghadapi Kolombia pada Hard Rock Stadium, Florida, Senin, 15 Juli 2024. Kemenangan gemilang itu diraih lewat fase perpanjangan waktu. Saat pertandingan Messi mengalami cedera serta sempat menangis di dalam bangku cadangan, tapi kemudian larut kegembiraan pasca timnya juara.
Serba-serbi Lionel Messi
1. Cedera
Lionel Messi menjalani rangkaian momen emosional pada saat menjalani pertandingan final Copa America 2024 menghadapi Kolombia. Ia mengalami cedera dan juga harus diajak pergi dari pada menit ke-66. Ia cedera di pergelangan kaki kanannya.
2. Solid
Meski ditinggal Messi, Argentina memasuki putaran tambahan waktu dengan permainan terus solid. Kepelatihan Lionel Scaloni memasukkan dua pemainnya di fase ini, tepatnya pada menit ke-97 dengan menggantikan Julian Alvarez juga Enzo Fernandez untuk memasukkan Lautaro Martinez lalu Giovani Lo Celso.
Pergantian ini berjalan tepat sebab kedua pemain saling bekerja sejenis pada gol kemenangan Argentina pada menit ke-112, yang mana dicetak Lautaro Martinez. Setelah laga, para pemain Argentina mengangkat trofi. Lionel Messi juga terharu larut pada kegembiraan itu.
3. 16 Gelar Copa America
Lionel Messi membantu Argentina berubah menjadi juara pada tiga kompetisi besar secara beruntun. Setelah menjuarai Copa America 2021 juga Piala Planet 2022, sekarang merekan bermetamorfosis menjadi kampiun Copa America 2024. Gelar terbaru Argentina ini bermetamorfosis menjadi Copa yang dimaksud ke-16, sekaligus memberikan Messi perpisahan yang dimaksud sempurna apabila ini berubah jadi kejuaraan internasional terakhirnya.
Kemenangan itu juga menandai pertandingan terakhir Angel Di Maria untuk Argentina setelahnya pemain berusia 36 tahun itu memaparkan tahun lalu, ia akan pensiun dari sepak bola internasional setelahnya Copa. Adapun bek Nicolas Otamendi, 36 tahun, juga akan mengakhiri karier internasionalnya, seperti dilaporkan Aljazeera.
4. Gelar Messi
Lionel Messi mengungguli trofi seniornya yang dimaksud ke-45 setelahnya meraih kemenangan peringkat Copa America 2024 sama-sama Argentina, melampaui Dani Alves sebagai pemain dengan jumlah total trofi terbanyak pada sejarah sepak bola.
Pada 2005, Messi pertama kali mengangkat trofi setelahnya mengungguli Piala Bumi U-20 juga peringkat La Kejuaraan 2004-2005 sama-sama Barcelona. Sejak ketika itu, penyerang Argentina ini telah lama meraih berbagai trofi untuk klub kemudian pasukan nasional, satu di antaranya Copa America, Turnamen Champions, lalu peringkat Piala Planet FIFA yang digunakan bergengsi pada 2022.
NURDIN SALEH
Artikel ini disadur dari Serba-serbi Messi dalam Final Copa Amerika 2024






